Aku cerita aja langsung ke kamu, ya. Jadi pagi itu, matahari Jakarta Selatan lagi mode “panas-tapi-malu-malu”. Langkahku yang awalnya cuma mau cari sarapan sederhana, malah berbelok sendiri waktu lewat Jl. Kebagusan Raya. Dari jauh, aroma kacang sangrai itu kayak notifikasi kuliner yang muncul tanpa izin. Dan begitu lihat papan pecel ini, otakku langsung nge-klik: udah, pecel lontong dulu.
![]() |
| Bosan Sarapan Itu-itu Saja? Yuk, Cobain Pecel Lontong Segar yang Bikin Ketagihan Ini |
- 📍 Suasana Warung: Hangat dan Betah
- 🥗 Kenapa Pilih Pecel Lontong?
- 😋 Review Rasa: Pertunjukan Dimulai
- 📊 Catatan Gizi dan Kalori
- 💰 Harga dan Porsi
- ✅ Kesimpulan dan Tips
Warungnya sederhana, tapi cocok buat kamu yang lagi cari pecel lontong enak di Jakarta Selatan tanpa ribet parkir jauh. Walau ya, pagi itu aku sempat muter dua kali karena ada mobil yang parkirnya miring. Drama klasik ibu kota.
Oh ya, buat kamu yang mau mampir, tempat ini buka setiap hari dari jam 08.00 sampai 19.30 WIB. Jadi, nggak cuma buat sarapan, buat makan siang atau makan malam sehat pun masih bisa banget!
Suasana Warung: Hangat, Sibuk, Tapi Bikin Betah
Masuk ke dalam, tidak terasa panas, walau AC-nya tidak ada. Yang terasa banget, saat makin dekat, aroma dan wangi sayur rebus, bumbu kacang, dan kencur itu bikin ruangan terasa seperti dapur rumah yang sedang sibuk. Di meja racikan, sayurannya berjajar rapi: bayam, kenikir, kacang panjang. Semuanya masih hijau segar, cocok banget buat kamu yang cari isian sayur pecel lontong komplit.
Kenapa Pilih Pecel Lontong?
Aku itu suka makanan sehat yang enggak pakai gaya. Pecel lontong adalah jawabannya. Cara masaknya direbus, bukan digoreng, sayur melimpah, bumbu kacang gurih, dan karbohidratnya bisa diatur. Cocok banget buat kamu yang lagi ngitung kalori pecel lontong biar diet tetap selamat di tahun 2026 ini.
Piring Datang: Pertunjukan Dimulai
Daun pisang jadi alas piring, sayur ditata, lontong dipotong, lalu disiram bumbu kacang kental. Gigitan pertama bikin aku refleks berhenti ngomong. Rasanya manis-gurih dulu, baru pedasnya muncul pelan-pelan. Tekstur bumbunya kerasa, bukan yang halus instan. Jadi kalau kamu suka berburu bumbu pecel enak, ini wajib masuk daftar.
Sedikit Info Sehat (Biar Kamu Semakin Yakin)
Kalau ngomongin gizi, pecel memang termasuk aman. Banyak serat dan protein nabati. Cuma ingat, bumbu kacang itu padat kalori. Kalau kamu fans “banjir bumbu”, mungkin porsi kalorimu sudah setara makan besar. Buat penderita asam urat, hati-hati ya karena ada kacang dan bayam.
Harga dan Porsi
Harga seporsi berkisar di 10 ribuan sampai 25 ribuan tergantung tambahan. Kamu bisa tambah rempeyek, mendoan, bahkan telur asin. Aku sih akhirnya ambil satu rempeyek. Bukan salahku, dia memang menggoda!
Kesimpulan & Tips
Kalau kamu cari sarapan yang sehat, cepat, tradisional, dan ramah dompet di Kebagusan, tempat ini adalah kategori “aman dan layak direkomendasikan”.
- Jam Buka: 08.00 - 19.30 WIB (Setiap Hari).
- Kondisi Sayur: Datang sebelum jam 10 supaya masih sangat segar.
- Saran Diet: Lontong bisa dikecilkan porsinya buat jaga kalori.
Suka dengan ide sarapan sehat seperti ini?
Kalau kamu punya rekomendasi tempat pecel favorit lainnya, yuk ceritakan di kolom komentar!
Jangan lupa bagikan tulisan ini ke temanmu yang sedang memulai hidup sehat!
Kalau kamu mau lihat lokasi sebenarnya, suasana warung, dan komentar singkat-ku yang biasanya lebih lugal dan spontan, silakan mampir ke halaman Google Maps aku. Anggap aja itu “catatan lapangan versi cepat”.


Komentar
Posting Komentar