Blogger Jurnal Rasa (BJR)

Cari

Lagi jalan-jalan di Jakarta Selatan dan tiba-tiba ngidam makanan yang smoky, gurih, dan isiannya melimpah? Jawabannya cuma satu: Kwetiau Akang Pondok Indah. Tempat ini bukan sekadar tempat makan kwetiau biasa, tapi sudah jadi legenda buat para pecinta Kwetiau Medan autentik.

Catatan penting: Tempat ini menyajikan menu non-halal ya!

Jujur saja, saya awalnya skeptis. Masa sih kwetiau bisa selegendaris itu? Tapi begitu nyobain sendiri, langsung paham kenapa resto yang sudah eksis sejak 1960 ini masih ramai terus sampai sekarang.

Visual Kwetiau Goreng Seafood yang beneran "bar-bar" isiannya!

🍜 Kenapa Kwetiau Akang Jadi Legendaris?

Ceritanya begini. Suatu malam saya lagi scrolling Instagram, lalu feed saya penuh dengan kwetiau yang tampilannya "berantakan" tapi bikin ngiler. Setelah memantau beberapa akun food blogger, ternyata semuanya membahas satu tempat yang sama: Kwetiau Akang cabang Pondok Indah.

Yang bikin penasaran, tempat ini katanya sudah berdiri sejak tahun 1960-an. Bayangkan saja, sudah lebih dari 60 tahun bertahan di dunia kuliner Jakarta yang super galak. Pasti ada rahasia di balik wajannya, kan?

Lokasinya ada di Jl. Sultan Iskandar Muda No.27D, tepat di pinggir jalan raya. Dari luar, tempatnya kelihatan biasa saja—nggak ada yang mewah atau Instagrammable. Tapi pas masuk, wah... bau wok hei langsung menyerang! Itu lho, aroma gosong nikmat hasil ciuman api besar dengan wajan besi. Buat saya, aroma itu sudah seperti sirene yang manggil-manggil perut.

Fyi, kemarin teman saya yang vegetarian sempat syok karena hampir semua menu di sini pakai minyak babi. Jadi buat kamu yang punya pantangan, tetap waspada ya, karena ini beneran "surganya" pecinta makanan non-halal!

🔥 Visual & Rasa yang Bikin Ngiler

Begitu piring kwetiau sampai di meja, mata saya langsung berbinar. Visualnya nggak neko-neko, piring putih polos, tapi isinya... BAR-BAR!

Kwetiau Bakso Medan Akang Pondok Indah topping kerupuk kulit babi dan lapchiong
Perpaduan tekstur yang juara: Kwetiau bakso yang lembut bertemu garingnya kerupuk kulit dan manisnya lapchiong merah yang menggoda

Kwetiau gorengnya berwarna cokelat gelap dengan jejak-jejak gosong tipis khas api besar. Topping-nya nggak pelit: ada udang besar yang crunchy, bakso ikan kenyal, potongan lapchiong (sosis babi) yang manis-gurih, dan primadonanya: kerupuk kulit babi yang garingnya minta ampun!

"Rasanya kompleks! Ada gurih minyak babi, manis kecap yang pas, dan sensasi lada yang hangat. Plus, aroma wok hei-nya itu lho, juara dunia!"

Oya, buat kamu pecinta pedas, tenang saja. Sambalnya disajikan terpisah. Tips dari saya: Campur sedikit sambal cairnya ke kecap asin dengan potongan rawit agar rasanya makin "pecah" di mulut!

1. Kwetiau Goreng Seafood (The Star)

Ini menu yang paling saya rekomendasikan! Udangnya segar dan gemuk, bukan tipe udang kecil yang malu-malu. Porsinya? BESAR banget. Saya yang doyan makan saja sampai "engap" di suapan terakhir.

2. Kwetiau Bakso

Buat yang ingin rasa lebih simpel, kwetiau bakso ini oke banget. Baksonya padat daging dan bumbunya meresap. Tapi jujur, kalau kamu baru pertama ke sini, tetap pesan yang Goreng Seafood ya!

🏠 Fasilitas & Kenyamanan

Makan enak tapi kepanasan? Nggak berlaku di sini. Kwetiau Akang Pondok Indah punya fasilitas yang jempolan:

  • Area AC & Non-Smoking: Dingin dan nyaman, muat sekitar 20-30 orang.
  • Area Outdoor: Buat yang mau merokok atau sekadar cari angin sepoi-sepoi Jakarta.
  • Parkiran Tersedia: Ini poin plus banget buat daerah Jakarta Selatan. Bisa muat sekitar 3 mobil, jadi nggak perlu sport jantung mikirin mobil pas lagi asyik ngunyah.

💰 Update Harga (Januari 2026)

Berdasarkan kunjungan saya terakhir, berikut estimasi harganya:

Menu Harga Estimasi
Kwetiau Goreng Seafood (Reg) Rp55.000 - Rp60.000
Kwetiau Goreng Seafood (Besar) Rp70.000 - Rp75.000
Extra Kerupuk Kulit Babi Rp10.000

*Saran: Kalau datang berdua, pesan porsi besar buat bagi dua lebih hemat!

✅ Kesimpulan: Wajib Coba atau Skip?

Verdict saya: WAJIB COBA! Terutama buat kamu pemburu kwetiau Medan autentik yang nggak pelit topping. Harga mungkin sedikit di atas rata-rata, tapi sangat sebanding dengan rasa dan porsinya.

Rating Saya: 8.5/10 ⭐⭐⭐⭐


Kalau kamu, lebih suka tipe kwetiau goreng yang kering atau yang kuah nih? Tulis di kolom komentar ya! Sampai jumpa di review kuliner selanjutnya! 🍜🔥

Komentar

Jurnal Rasa Mendatang

30 Menu Sahur yang Sehat dan Praktis untuk 1 Bulan: Resep, Tips, dan Persiapan Anti Ribet

Kalau ada momen di bulan Ramadhan yang rasanya seperti lomba sprint saat otak masih di mode buffering, itu adalah sahur. Mata masih berat, langkah masih menyerupai zombie menuju dapur, sementara jam dinding terus berdetak mendekati imsak. Saya tahu rasanya—berpacu dengan waktu demi memastikan keluarga mendapat asupan terbaik sebelum beribadah. Memasak sahur tidak perlu ribet. Yang penting keluarga dapat makanan bergizi sebelum memulai hari. Foto: Rene Terp / Pexels 📘 NAVIGASI CEPAT 30 MENU SAHUR 🌅 Minggu 1: Menu Praktis & Penambah Energi (Hari 1-10) 🥗 Minggu 2: Variasi Sayur & Protein (Hari 11-20) 🍱 Minggu 3: Cepat Saji & Penutup Ramadhan (Hari 21-30) ✨ Tips & Penutup