Siapa bilang mau ngeluarin duit buat makan itu gampang? Di Tenanan Mie Ayam Bakso, kamu mau bayar aja perjuangannya kayak lagi antre bantuan sosial atau pembagian sembako gratis! Saya sampai bela-belain datang dua kali ke sini. Kunjungan pertama buat kenalan, kunjungan kedua buat riset detektif: apakah bakso ini beneran enak atau orang-orang cuma pada hobi gerah-gerahan bareng di jam makan siang? 🍜
Setelah saya pantau, rating 4,7 bintang dari hampir 1.000 ulasan di Google Maps itu ternyata bukan hasil konspirasi keluarga si abang. Ada alasan logis kenapa tempat ini selalu penuh sesak, dan hari ini saya bakal bongkar semuanya buat kalian. Siap-siap berkeringat! 💦
📑 Daftar Isi (Klik untuk Lompat):
🥩 Kualitas: Bakso yang Punya Harga Diri
⚡ Layanan: Secepat Kilat di Tengah Kekacauan
🔥 Suasana: Antara Zona "Sauna" dan Zona Damai
🍚 Tragedi Karbo: Nasi Tidak Tersedia!
💰 Kesimpulan: Worth It Gak?
Kualitas: Bakso yang Punya Harga Diri
Banyak oknum penjual bakso yang bikin bakso gedenya kayak bola tenis tapi isinya cuma harapan palsu. Tapi di Bakso Tenanan, baksonya punya harga diri. Takaran tepungnya pas, nggak tumpah semua ke adonan. Pas digigit, ada sensasi serat daging sapi yang nyata. Kuahnya pun bening tapi rasanya 'berat' karena kaldu sapinya nendang banget.
Layanan: Secepat Kilat di Tengah Kekacauan
Meski suasananya ramai parah kayak pasar tumpah, staf di sini kerja dalam mode fast forward. Saya sempat rekam video abangnya ngeracik bakso (yang rencananya bakal saya upload di YouTube, jadi tungguin aja!). Hasilnya? Pesanan bakso saya mendarat di meja dalam waktu 5 menit saja! Hebatnya lagi, stafnya gercep banget beberes sisa mangkok, jadi kamu nggak bakal duduk di depan tumpukan piring kotor orang lain.
Suasana: Antara Zona "Sauna" dan Zona Damai
Berdasarkan pengamatan lapangan saya, area makan di sini terbagi dua, dan kamu harus pintar pilih posisi:
- Area Depan (4x8 meter): Ini adalah zona "tempur". Dekat kompor kuah yang selalu mendidih. Kalau kamu datang jam makan siang, selamat menikmati simulasi di dalam oven! Sumpek banget karena uap panas menyatu dengan keringat ratusan orang.
- Area Belakang (8x8 meter): Kalau mau aman, larilah ke belakang. Area ini lebih luas, lebih lega, dan yang paling penting: jauh dari uap kompor yang membara itu.
Tragedi Pencinta Karbo: Nasi Tidak Tersedia!
Satu hal penting buat kalian penganut sekte 'belum kenyang kalau belum kena nasi'. Di sini, lupakan cita-cita itu, karena tidak tersedia nasi. Memang agak berisiko buat kita yang kapasitas lambungnya kayak truk tronton, tapi porsi bakso dan mienya sudah cukup buat bikin perut menyerah. Jangan sampai kalian sudah duduk manis, baru tahu kalau nasinya nggak ada—bisa-bisa galau seharian!
Kesimpulan: Worth It Gak?
Dengan rentang harga Rp 15.000 – Rp 25.000, menurut saya ini sangat sepadan. Kamu dapet kualitas premium yang bikin perut beneran kenyang. Kamu nggak bakal merasa rugi keluarin uang, karena yang kamu dapet adalah kenyang yang berkualitas, bukan begah kebanyakan tepung.
Jadi, sudah siap buat berkeringat demi semangkok bakso tenanan? 🏃♂️💨
⚠️ PANDUAN SURVIVAL: JANGAN SALAH BAWA KENDARAAN! ⚠️
Sebelum kalian gas pol ke sini, dengerin saran saya baik-baik biar nggak kena mental di jalan. Lokasi kios Bakso Tenanan ini beneran mepet jalan raya. Jadi buat kalian kaum "Roda Empat", mohon maaf... parkir mobil di depan kios itu adalah sebuah kemustahilan yang nyata. 🚗❌
Kalau tetep nekat bawa mobil, kalian harus parkir di seberang jalan raya (itu pun kalau dewi fortuna lagi baik dan ada slot kosong). Daripada kalian habis waktu cuma buat muter-muter nyari parkir sampai baksonya keburu dingin, mending ikuti saran saya:
- Naik Motor Saja: Lebih sat-set dan parkirnya nggak drama.
- Transportasi Umum: Lokasinya strategis banget, tepat di pinggir jalan raya. Turun langsung sampai!
- Ojol adalah Koenji: Tinggal duduk manis, makan, pulang. Nggak perlu pusing mikir parkir.
💡 CATATAN TAMBAHAN: Kalau kalian mau ke area makan belakang (Area 2), siap-siap "uji nyali" lewat gang sempit. Kenapa? Karena di sepanjang gang itu penuh dengan motor parkir milik pembeli lain. Jangan harap abang parkirnya bakal ngusir motor orang yang lagi asyik makan cuma buat kasih jalan kalian lewat. Jadi, kecilkan perut dan hati-hati jangan sampai kesenggol knalpot panas! 🏍️💨





Komentar
Posting Komentar