Blogger Jurnal Rasa (BJR)

Cari

Pernahkah kalian membayangkan hidangan yang begitu lembut sampai-sampai sendok yang licin saja terasa terlalu kasar untuk menyentuhnya? Selamat datang di Charoen Saeng Silom. Di sini, diet hanyalah mitos urban dan kolesterol adalah tamu kehormatan. Sebagai seorang Blogger Jurnal Rasa (BJR) berani bilang: ini adalah satu titik puncak selama perjalanan menemukan jajanan khas untuk rasa tertinggi di Thailand.

Hidangan Khao Kha Moo kaki babi lumer khas Bangkok yang disajikan di atas talenan kayu

Kuliner Legendaris Bang Rak

Sekilas Perjalanan sosok Dibalik Kelezatan

Restoran ini adalah bisnis keluarga yang sudah berdiri sejak tahun 1959. Saat saya datang dan berkunjung awal 2025, kuliner iconik ini dikelola oleh generasi kedua yang tetap mempertahankan resep asli sang ayah. Mereka bukan sekadar penjual makanan, tapi "kurator" kelembutan babi. Penghargaan Michelin Bib Gourmand yang mereka raih berkali-kali bukan hasil undian, tapi bukti konsistensi rasa selama lebih dari 6 dekade.

Menu yang Wajib Dipesan jika sampai disana

Menu primadonanya jelas Khao Kha Moo (Kaki Babi Rebus). Kamu bisa pilih mau porsi utuh (untuk keluarga besar atau kalau lagi lapar brutal), potongan kaki depan/belakang, atau bagian jeroan. Dagingnya dimasak dengan bumbu lima rempah (Chinese five-spice) yang meresap hingga ke sumsum. Teksturnya? Lumer! Jangan lupa tambahkan sayur asin dan siram dengan saus cuka pedas khas mereka untuk menyeimbangkan rasa gurihnya.

Tekstur daging kaki babi Bangkok yang empuk dan lumer dengan lapisan lemak cokelat mengkilap.

Di Mana Lokasi Persisnya?

Lokasinya nyempil di sebuah gang kecil, tepatnya di 492/6 Soi Charoen Krung 49, Silom Road, Bangkok. Patokannya sangat mudah: cari gedung State Tower (Lebua) yang punya kubah emas ikonik. Gangnya berada tepat di seberang gedung mewah tersebut. Suasananya sangat otentik, kamu akan makan di meja lipat di pinggir gang, bersanding dengan deretan toko jam seperti toko DIMO yang legendaris.


Persiapan penting waktu kedatangan Agar Tidak Kecewa?

Ini bagian paling krusial. Mereka buka dari jam 07.30 pagi sampai sekitar jam 13.30 siang. Tapi ingat, hukum rimba berlaku di sini: siapa cepat dia dapat. Biasanya jam 11 siang bagian-bagian favorit sudah ludes. Jika kamu datang jam makan siang, siap-siap saja hanya mendapat sisa kuah dan aroma harumnya saja!

Wajib Masuk List Sarapan Pagi jika di Thailand

Karena di sini kamu bisa merasakan kontrasnya Bangkok yang sesungguhnya. Kamu duduk di gang sempit yang bersahaja, makan di piring seng sederhana, tapi di depan mata ada gedung pencakar langit super mewah. Rasanya? Bintang lima! Harganya? Sangat bersahabat di kantong, mulai dari 60 hingga 300 Baht saja.

Proses memasak kaki babi dalam kuah rempah hitam di kedai kaki lima Bangkok.

Cara Menuju Sana dari GN Luxury Hostel

Berdasarkan pengalaman pribadi dan konfirmasi rute, berikut cara paling efisien:

  • Via Grab (Sangat Direkomendasikan): Dari GN Luxury Hostel di area Ratchaprarop, langsung pesan Grab. Kamu akan melewati landmark BTS Victory Monument yang ikonik. Jaraknya sekitar 8,6 km dengan waktu tempuh kurang lebih 16-20 menit jika lewat jalan tol (Sirat Expressway). Ini opsi paling nyaman kalau kamu bawa rombongan atau anak-anak.
  • Opsi Jalan Kaki & BTS: Jika ingin sedikit berolahraga, kamu bisa ke stasiun BTS terdekat, lalu turun di Saphan Taksin dan jalan kaki sekitar 7 menit menuju Soi 49.

Catatan kecil untuk BJR ketahui

Sedia uang cash.

Kekurangan informasi soal pembayaran memang fatal jika kita ngegas pergi langsung ke target tujuan. Sebelum Anda memutuskan untuk datang, perlu diperhatikan.

bawa uang tunai dengan sebaik-baiknya. Kenapa saya kasih bocoran begini? Disini lokasi masih belum menyediakan alat pembayaran lain selain tunai, alias Cash Only Cara pembayaran disana mungkin bisa bertambah banyak karena waktu makan saya bulan Januari 2025. Pilih pakaian santai dan sopan. Saat masih pagi hari, suhu mungkin bersahabat dengan kulit. Bawa topi jika Anda akan eksplorer banyak tempat. Suasana gang bisa sangat panas di siang hari, jadi pakailah pakaian yang nyaman.

Catatan kecil di akhir penutup tulisan: "Makan di sini itu mirip kayak kencan pertama: harus dandan rapi (tapi siap keringetan), harus tepat waktu (biar nggak kehabisan), dan kalau sudah ketemu 'jodohnya' (si babi lumer), dijamin bakal susah move on! Jangan lupa bawa tisu yang banyak, bukan buat nangis karena bahagia, tapi buat lap keringat dan sisa saus di bibir!"

Kategori: Babi, Kuliner, Thailand, Wisata,

Komentar

Jurnal Rasa Mendatang

30 Menu Sahur yang Sehat dan Praktis untuk 1 Bulan: Resep, Tips, dan Persiapan Anti Ribet

Kalau ada momen di bulan Ramadhan yang rasanya seperti lomba sprint saat otak masih di mode buffering, itu adalah sahur. Mata masih berat, langkah masih menyerupai zombie menuju dapur, sementara jam dinding terus berdetak mendekati imsak. Saya tahu rasanya—berpacu dengan waktu demi memastikan keluarga mendapat asupan terbaik sebelum beribadah. Memasak sahur tidak perlu ribet. Yang penting keluarga dapat makanan bergizi sebelum memulai hari. Foto: Rene Terp / Pexels 📘 NAVIGASI CEPAT 30 MENU SAHUR 🌅 Minggu 1: Menu Praktis & Penambah Energi (Hari 1-10) 🥗 Minggu 2: Variasi Sayur & Protein (Hari 11-20) 🍱 Minggu 3: Cepat Saji & Penutup Ramadhan (Hari 21-30) ✨ Tips & Penutup