Setelah sukses merayakan malam pergantian tahun 2025 ke 2026, minggu pertama Januari terasa begitu syahdu. Jalanan Jakarta yang biasanya padat merayap, mendadak lengang, memberikan kesempatan bagi kami sekeluarga untuk berburu kuliner tanpa stres menghadapi kemacetan. Destinasi pertama kami di tahun yang baru ini adalah Sego Ndok Mbak Asih yang berlokasi di area Jagakarsa - Beji.
Keputusan ini diambil setelah "sidang pleno" empat juri lintas selera dalam keluarga kami sepakat untuk mencari masakan rumahan yang otentik namun tetap ramah di kantong. Mengapa ke sini? Karena kami ingin memulai tahun 2026 dengan rasa yang familiar, nyaman di lidah, dan suasana yang belum terlalu hiruk pikuk oleh keramaian kota.
Lokasi Sego Ndok Mbak Asih: Antara Jaksel dan Depok
Banyak yang bingung dengan label "Jaksel" pada nama tempat ini. Jika Anda mengecek di Google Maps, titiknya berada di Jl. Moh. Kahfi 1 No. 18B, Kecamatan Beji, Kota Depok. Secara administratif, wilayah ini memang sudah masuk Kota Depok, Jawa Barat. Namun, karena lokasinya yang tepat berada di garis perbatasan dengan Jagakarsa, Jakarta Selatan, banyak orang (termasuk pemiliknya) yang tetap melabelinya sebagai area Jaksel.
Akses menuju lokasi sangat mudah karena berada tepat di pinggir jalan raya utama. Bagi pengguna transportasi umum, angkot maupun ojek online sudah sangat familiar dengan titik ini. Namun, bagi Anda yang membawa mobil pribadi, harap sedikit bersabar. Area parkir di depan kedai cukup terbatas. Saat kunjungan kami, mobil diarahkan oleh petugas parkir yang sigap untuk masuk ke area komplek di seberang jalan yang kebetulan masih tertutup karena suasana libur awal tahun.
Review Rasa: Analisis Sensoris dari 4 Juri Kuliner
Kami datang dengan tim lengkap: si dewa pedas, tukang masak rumah, penggiat makan gratis (pemburu promo), dan penyuka rasa manis. Pengalaman rasa kali ini cukup mendalam. Menu yang kami pesan cukup variatif, mulai dari nasi cumi, paru, udang, hingga ceker pedas yang ikonik.
Ayam Goreng & Telur Krispi: Ini adalah primadona yang sebenarnya. Ayam gorengnya memiliki tampilan cokelat keemasan (golden brown) yang sempurna, tanpa jejak gosong sedikit pun. Teksturnya empuk hingga ke tulang dengan bumbu ungkep yang meresap. Anda bisa merasakan jejak kunyit, jahe, dan ketumbar yang seimbang. Juri tukang masak kami berkomentar, "Akan lebih dahsyat jika saat ungkep ditambahkan sedikit gula merah untuk memperkuat karakter hidangan Jawa."
Sambal Bawang: Bagi juri penyuka manis, sambalnya terasa cukup pedas dan segar karena ada sentuhan asam jawa/jeruk nipis yang mempertahankan kesegaran. Namun, bagi si juri "Dewa Pedas", sambal ini masuk kategori mild atau kurang menantang. Menariknya, telur krispinya sangat renyah dan garing, memberikan tekstur "crunchy" yang memuaskan saat diaduk bersama nasi hangat.
Catatan Soal Bebek: Berdasarkan pengalaman kunjungan sebelumnya, bebek di sini bumbunya juara. Namun, bagi Anda yang sangat sensitif dengan aroma khas bebek, mungkin akan sedikit merasakannya. Tapi bagi pecinta bebek sejati, aroma tersebut justru adalah bagian dari kenikmatan. Jadi, silakan sesuaikan dengan selera pribadi Anda.
justru adalah bagian dari kenikmatan. Jadi, silakan sesuaikan dengan selera pribadi Anda.
Update Harga & Menu Per Januari 2026
Satu hal yang patut diapresiasi adalah konsistensi harganya. Memasuki Januari 2026, Sego Ndok Mbak Asih memutuskan untuk tidak menaikkan harga, alias masih sama dengan daftar harga tahun 2025. Di tengah kenaikan harga bahan pokok, kebijakan ini tentu menjadi angin segar bagi para pencinta kuliner ekonomis.
Paket nasi yang ditawarkan sudah sangat lengkap, mulai dari lauk utama, telur, hingga sambal. Selain lauk pauk, tersedia juga menu pendamping seperti sayur lodeh yang gurih santannya pas, ikan teri garing yang menambah tekstur, serta bakwan jagung yang digoreng dadakan.
Fasilitas, Kebersihan, dan Kenyamanan Area
Kedai ini terdiri dari dua lantai. Jika Anda ingin suasana yang lebih santai dan ingin melihat pemandangan jalan raya Moh. Kahfi dari ketinggian, lantai 2 adalah pilihan terbaik. Area makan lantai 2 cenderung lebih sepi dan sejuk karena aliran anginnya lebih bebas.
Kebersihan menjadi poin plus di sini. Meja yang baru ditinggalkan tamu segera dibersihkan oleh staf yang sigap. Lantai pun tidak terasa berminyak, sebuah pencapaian bagus untuk kedai yang memiliki menu serba gorengan. Tersedia wastafel dengan sabun cuci tangan dan tisu di lantai satu maupun lantai dua. Bagi keluarga muda, mereka juga menyediakan bangku khusus balita (high chair), sehingga makan bersama anak kecil tidak lagi merepotkan.
Tips Berkunjung & Layanan Pesan Antar
Bagi Anda yang merokok, perlu dicatat bahwa tidak ada pemisahan ruang khusus antara perokok dan non-perokok meskipun terdapat tulisan "Non Smoking" di dinding. Sirkulasi udara sepenuhnya mengandalkan kipas angin dan angin alami. Jika Anda tidak nyaman dengan asap rokok, pilihlah jam-jam sepi seperti pukul 10.00 pagi atau sore hari sekitar pukul 16.00.
Jika malas keluar rumah atau terjebak hujan, Sego Ndok Mbak Asih sudah tersedia di layanan GoFood, ShopeeFood, dan GrabFood. Jam operasional mereka cukup panjang, mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB. Untuk reservasi rombongan atau pesanan dalam jumlah besar, Anda bisa menghubungi WhatsApp mereka di nomor 0857-7903-1487.
Tabel Skor Penilaian Keseluruhan
| Kriteria Penilaian | Skor (1-10) | Keterangan |
|---|---|---|
| Kualitas Rasa | 8.0 | Ayam dan telur krispi sangat konsisten. |
| Harga vs Porsi | 9.5 | Sangat terjangkau, porsi mengenyangkan. |
| Kebersihan & Fasilitas | 8.5 | Staf sigap, tersedia kursi balita. |
| Area Parkir | 6.0 | Terbatas untuk mobil saat jam sibuk. |
| SKOR AKHIR | 8.0 / 10 | Sangat direkomendasikan untuk keluarga. |
Apakah Anda punya pengalaman berbeda saat makan di Sego Ndok Mbak Asih? Atau punya menu favorit lain yang belum kami coba? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar ya!




Komentar
Posting Komentar