Blogger Jurnal Rasa (BJR)

Cari

Pernah nggak sih kalian lagi males banget masak, badan capek abis kerja, terus buka kulkas cuma ada telur sama kecap doang? Nah, saya ngalamin ini hampir setiap minggu (jujur aja, cooking skill saya memang pas-pasan banget 😅). Terus suatu hari, temen kantor nyaranin, "Coba deh beli Roscik, enak dan praktis banget!" Awalnya saya skeptis—ayam panggang gitu-gitu aja kan? Tapi begitu nyobain pertama kali, wah, langsung jatuh cinta! Ayamnya juicy, bumbunya wangi khas Timur Tengah, dan yang paling penting: harganya ramah banget di kantong. Sekarang, Roscik jadi penyelamat saya kalau lagi nggak sempat masak tapi pengen makan enak. Penasaran kenapa saya sampai ketagihan? Yuk, simak pengalaman lengkap saya!

Banner promosi Roscik Rotisserie Chicken di pinggir jalan dengan harga paket mulai 63 ribu rupiah tahun 2026
Update terbaru: 1 Ekor Rp. 63.000


Apa Itu Roscik dan Kenapa Saya Sering Beli?

Jadi gini, ROSCIK Rotisserie Chicken itu adalah tempat jualan ayam panggang putar yang udah punya lebih dari 170 outlet tersebar di Jabodetabek dan Bandung. Konsepnya simpel: kalian datang, pilih ayam utuh atau paket hemat, lalu bawa pulang. Nggak ada sistem makan di tempat karena memang stand-nya nggak luas dan nggak nyediain meja. Tapi justru itulah yang bikin saya suka—praktis, cepat, dan nggak perlu mikir parkir lama-lama (meskipun parkirannya cuma muat 1-2 mobil kalau lagi sepi, kalau rame ya cuma 1 mobil doang, sisanya motor semua).

Kenapa saya sering beli? Karena rasanya selalu terjaga dengan baik. Setiap kali beli, saya nggak pernah kecewa. Ayamnya juicy, bumbunya meresap, dan yang paling penting: konsisten! Saya paling sebel kalau beli makanan di suatu tempat, sekali enak, besoknya zonk. Nah, Roscik ini nggak gitu. Mereka punya standar rasa yang stabil, jadi saya bisa tenang setiap kali order.

Pilihan Paket dan Cara Pesan yang Fleksibel

Salah satu hal yang saya suka dari Roscik adalah fleksibilitas dalam memesan. Kalau kalian beli paket 1 ekor ayam utuh, kalian bisa minta dipotong sesuai kebutuhan: 8 potong, 6 potong, atau 4 potong aja. Ini berguna banget tergantung jumlah anggota keluarga yang bakal makan. Misalnya kalau lagi cuma berdua atau bertiga, ya minta potong 4 aja biar porsinya pas. Kalau lagi kumpul keluarga besar, bisa minta potong 8 supaya semua kebagian.

Paket promo Roscik 2 ekor ayam rotisserie harga 99 ribu rupiah hemat untuk keluarga


Soal harga, Roscik ini ramah di kantong banget. Paket hemat nasi plus minum mulai dari sekitar Rp23.000, sementara kalau kalian mau beli satu ekor ayam utuh lengkap dengan nasi dan sambal, harganya masih di bawah Rp100.000. Lumayan kan buat sekali makan sekeluarga tanpa harus keluar budget besar?

Oh iya, saya hampir lupa cerita. Kemarin waktu beli, saya lupa ngasih tau mau dipotong berapa. Eh, staffnya langsung nanya, "Mau dipotong berapa, Kak?" Gitu lho, proaktif! Jadi nggak ada drama "waduh udah dipotong 8 padahal cuma mau 4". Pelayanannya oke meskipun cuma dilayani 2 staff aja.

Sensasi Rasa yang Bikin Lidah Goyang

Nah, ini dia yang paling ditunggu-tunggu: rasa ayam Roscik. Mantul, deh! Aroma bumbunya kental banget, khas Timur Tengah yang bikin hidung langsung mencium wangi rempah dari jarak beberapa meter. Begitu gigit pertama, sensasi gurih dan juicy langsung berasa. Daging ayamnya lembut, kulitnya renyah, dan bumbunya meresap sampai ke dalam. Saya pribadi paling suka bagian paha sama dada karena dagingnya paling empuk dan nggak kering.

Proses pemanggangan ayam Roscik menggunakan mesin rotisserie yang diputar agar matang merata dan juicy


Roscik punya dua varian rasa utama yang bisa kalian pilih:

Western Rosemary: Ini varian favorit saya. Sensasi bumbunya didominasi aroma harum dan segar dari rosemary, thyme, dan oregano. Ada sentuhan manis-gurih dari madu khas Timur Tengah yang dioleskan berulang kali selama proses pemanggangan. Rasanya unik, nggak terlalu heavy, dan cocok banget buat yang suka rasa herbal.

Original: Kalau yang ini lebih mengarah ke rempah-rempah khas Timur Tengah dengan rasa gurih yang kaya dan dalam. Cocok buat kalian yang suka rasa bumbu yang lebih intense dan nggak terlalu manis.

Biasanya saya beli varian Western Rosemary. Sesampai di rumah, langsung jadi santapan bareng nasi yang masih berasap. Kombinasinya pas banget! Ditambah sambal korek yang pedasnya nendang, wah, sempurna deh. Sampai-sampai kadang saya lupa kalau awalnya cuma pengen makan secukupnya, eh malah nambah nasi berkali-kali.

Kelebihan Roscik yang Bikin Ketagihan

Selain rasanya yang enak, ternyata Roscik punya banyak keunggulan yang bikin saya makin yakin buat terus beli di sini. Ini dia beberapa kelebihan yang saya rangkum:

Pilihan Lebih Sehat: Roscik mengusung slogan "Healthy & Tasty" dan diklaim bebas kolesterol olahan. Karena ayamnya dipanggang dengan cara diputar (rotisserie), lemak berlebih bisa menetes keluar selama proses memasak. Jadi kalian tetap bisa makan enak tanpa khawatir kebanyakan lemak jahat.

Kaya Nutrisi: Konsumsi seperempat porsi ayam Roscik diklaim bisa memenuhi sekitar 40% kebutuhan kalium harian dan tinggi protein. Ini penting banget buat yang lagi jaga pola makan atau butuh asupan protein tinggi. Bonusnya, karena tinggi protein, perut jadi kenyang lebih lama. Saya sendiri kalau makan Roscik, bisa tahan kenyang sampai beberapa jam kemudian.

Tekstur Juicy dan Matang Merata: Teknik rotisserie memastikan ayam matang secara merata dengan kulit yang renyah sementara daging bagian dalam tetap lembut dan juicy. Ini karena sari dagingnya terus mengalir menyelimuti ayam saat berputar. Hasilnya? Daging ayam yang nggak kering dan tetap lezat di setiap gigitan.

Ayam panggang Roscik matang sempurna dengan kulit keemasan renyah dalam kemasan take away siap santap


Transisi dari keunggulan kesehatan ke kemudahan akses, saya juga harus apresiasi bahwa Roscik ini udah punya banyak banget outlet. Jadi kalian nggak perlu jauh-jauh cari cabangnya.

Akses Mudah: Dengan lebih dari 170 outlet di Jabodetabek dan Bandung, kalian pasti bisa nemuin Roscik di sekitar area kalian. Ini penting banget, soalnya kadang pengen makan enak tapi males jauh-jauh. Nah, Roscik solusinya.

Varian Menu Lengkap: Selain ayam, kalian juga bisa cobain pendamping seperti Nasi Mandi yang harum atau Nasi Kebuli yang kaya rempah. Ada juga berbagai pilihan sambal khas yang bisa kalian request sesuai selera. Saya pribadi suka banget Nasi Mandi-nya, wangi banget dan bumbunya pas.

Kekurangan yang Perlu Kalian Tahu

Meskipun Roscik punya banyak kelebihan, bukan berarti nggak ada kekurangannya sama sekali. Saya mau jujur aja supaya kalian nggak kaget pas datang ke sana:

Stand Tidak Luas: Roscik ini konsepnya memang take away, jadi stand-nya nggak luas dan nggak menyediakan meja untuk makan di tempat. Kalau kalian pengen makan sambil santai-santai di tempat, ya nggak cocok. Tapi kalau tujuannya emang buat dibawa pulang, ya nggak masalah.

Parkiran Terbatas: Kalau lagi rame, mobil cuma muat 1 aja. Sisanya ya motor semua. Kalau kalian bawa mobil dan datang pas jam sibuk, siap-siap aja harus putar-putar dulu cari parkir atau parkir agak jauhan dikit.

Antrian Kadang Panjang: Karena Roscik ini populer, kadang antriannya lumayan panjang terutama saat weekend atau jam makan siang. Tapi tenang, prosesnya cepet kok karena sistemnya udah rapih dan staff-nya tangkas.

Jujur aja, kekurangan ini buat saya nggak terlalu masalah karena dari awal saya emang niatnya buat dibawa pulang. Lagipula, kalau makanan enak dan harga terjangkau, ya saya rela kok nunggu sebentar atau parkir agak jauhan.

Tips Menikmati Roscik ala Saya

Supaya pengalaman kalian makan Roscik makin maksimal, ini ada beberapa tips dari saya:

Pesan via Ojol atau Datang Langsung saat Jam Sepi: Kalau kalian nggak mau antri lama, coba deh datang pas jam sepi (di luar jam makan siang atau makan malam). Atau pesan via ojol aja biar nggak perlu repot parkir dan antri.

Coba Dua Varian Sekaligus: Kalau kalian ragu mau pilih Western Rosemary atau Original, kenapa nggak pesan dua-duanya sekalian (kalau memang lagi rame)? Jadi kalian bisa bandingkan sendiri mana yang paling cocok di lidah.

Jangan Lupa Request Sambal Ekstra: Sambal korek-nya Roscik enak banget! Saya selalu request sambal ekstra biar makin mantap makannya.

Makan Selagi Hangat: Ayam Roscik paling enak dimakan selagi masih hangat. Jadi kalau kalian beli, langsung bawa pulang dan makan deh. Jangan disimpen lama-lama karena tekstur kulitnya bakal jadi nggak se-crispy waktu baru keluar dari panggang.

Penilaian Saya untuk Roscik (Skala 1-10)

Setelah beberapa kali beli dan nyobain berbagai varian, ini dia penilaian saya untuk Roscik berdasarkan beberapa aspek penting:

Rasa: 9/10 – Rasanya mantul, bumbu meresap sempurna, dan tekstur ayamnya juicy. Cuma kadang saya berharap ada varian rasa lain yang lebih pedas atau eksotis, makanya saya kasih 9.

Harga: 9/10 – Dengan harga di bawah Rp100.000 untuk satu ekor ayam utuh plus nasi, ini worth it banget. Paket hemat mulai Rp23.000 juga sangat terjangkau.

Porsi: 8/10 – Porsi ayamnya pas, tapi kalau kalian makan berdua atau bertiga, satu ekor ayam mungkin agak berlebihan. Makanya saya kasih 8 karena fleksibilitas potongnya udah oke.

Kebersihan: 7/10 – Stand-nya bersih dan rapih, tapi karena tempatnya terbatas dan kadang rame banget, jadi agak sumpek. Overall masih oke kok.

Pelayanan: 8/10 – Staff-nya ramah dan cekatan meskipun cuma 2 orang. Tapi kalau lagi rame, pelayanannya bisa agak lambat. Wajar sih mengingat kapasitas terbatas.

Lokasi & Akses: 9/10 – Dengan 170+ outlet, akses ke Roscik gampang banget. Cuma masalah parkir yang kadang jadi kendala, makanya saya potong 1 poin.

Kepraktisan: 10/10 – Ini yang paling saya suka. Konsep take away-nya bikin saya nggak perlu ribet. Tinggal datang, pesan, bawa pulang, makan. Simpel!

Overall: 8.7/10 – Roscik adalah pilihan yang sangat recommended buat kalian yang lagi males masak tapi pengen makan enak. Rasanya enak, harganya terjangkau, dan praktis. Kekurangannya cuma di tempat yang terbatas dan parkiran yang kadang susah. Tapi overall, saya puas banget dan pasti bakal balik lagi!

Kesimpulan: Wajib Coba atau Skip?

Jadi, kesimpulan saya: Roscik wajib coba! Kalau kalian tipe orang yang suka makan enak tanpa ribet masak, atau lagi cari solusi makan praktis yang tetap sehat dan bergizi, Roscik ini jawabannya. Apalagi kalau kalian penggemar ayam panggang dengan bumbu khas Timur Tengah atau Western herbs, dijamin ketagihan. Saya sendiri udah langganan dan nggak pernah kecewa. Setiap kali makan, rasanya selalu bikin saya pengen balik lagi.

Jangan lupa coba varian Western Rosemary kalau kalian suka rasa herbal yang segar, atau pilih Original kalau kalian lebih suka bumbu rempah yang intense. Dan yang paling penting, makan selagi hangat supaya pengalaman kalian maksimal!

Oh iya, kalau kalian udah pernah cobain Roscik, share dong pengalaman kalian! Atau kalau ada rekomendasi outlet Roscik yang menurut kalian paling oke, tulis di kolom komentar ya. Saya pengen tau juga cabang mana yang paling recommended menurut kalian. Selamat mencoba dan selamat menikmati ayam panggang yang juicy dan lezat!

Komentar

Jurnal Rasa Mendatang

30 Menu Sahur yang Sehat dan Praktis untuk 1 Bulan: Resep, Tips, dan Persiapan Anti Ribet

Kalau ada momen di bulan Ramadhan yang rasanya seperti lomba sprint saat otak masih di mode buffering, itu adalah sahur. Mata masih berat, langkah masih menyerupai zombie menuju dapur, sementara jam dinding terus berdetak mendekati imsak. Saya tahu rasanya—berpacu dengan waktu demi memastikan keluarga mendapat asupan terbaik sebelum beribadah. Memasak sahur tidak perlu ribet. Yang penting keluarga dapat makanan bergizi sebelum memulai hari. Foto: Rene Terp / Pexels 📘 NAVIGASI CEPAT 30 MENU SAHUR 🌅 Minggu 1: Menu Praktis & Penambah Energi (Hari 1-10) 🥗 Minggu 2: Variasi Sayur & Protein (Hari 11-20) 🍱 Minggu 3: Cepat Saji & Penutup Ramadhan (Hari 21-30) ✨ Tips & Penutup