Sabtu pagi di awal 2026 ini, saya dan tim juri terdiri dari 3 orang memutuskan untuk melakukan misi investigasi kuliner babi Kelapa Gading. Bukan karena saya tiba-tiba jadi detektif restoran yang digaji, tapi lebih karena tradisi keluarga yang sudah menjadi ritual sakral: makan bareng di akhir pekan. Kali ini, kami mengincar Hoejan Rasa, sebuah restoran keluarga non-halal yang katanya spesialis olahan babi dengan harga "cengli" alias bersahabat dengan dompet di tengah gempuran budaya FOMO Jakarta.
- π Investigasi Awal: Fasilitas yang Bikin Kaget
- π Hidangan Utama: Pork Knuckle & Nasi Babi Hong
- πΆ WiFi 5G vs Toilet Diskriminatif
- π¬ Fenomena Kata Bijak di Dinding
- ⚖️ Kelebihan & Kekurangan
- π° Berapa Biaya yang Saya Keluarkan?
- π Penilaian Skala 1-10
- ✅ Kesimpulan: Worth It atau Cuma Hype?
Pertanyaan pertama yang muncul di kepala saya: "Apa yang membuat sebuah restoran di tengah gempuran budaya instan dan FOMO 2026 ini bisa bertahan dengan menu tradisional Chinese-Nusantara?" Apakah karena rasa? Harga? Atau sekadar karena orang Jakarta butuh tempat baru untuk konten Instagram? Mari kita bedah satu per satu dengan mata dingin seorang pengamat sosial yang kebetulan lapar.
π Investigasi Awal: Fasilitas yang Bikin Kaget (Positif & Negatif)
Begitu masuk, saya langsung mengaktifkan mode detektif. Sambil menunggu pesanan dicatat, saya berkeliling mengecek fasilitas. Temuan pertama yang bikin saya angkat alis: WiFi gratis dengan kecepatan 5G yang luar biasa. Saya tes sendiri—koneksinya stabil dan cepat, bukan sekadar "ada WiFi" yang lemot kayak siput pensiunan.
Fasilitas pendukung di sini, bukan pakai barang kalengan, lebih unggul dari kafe atau restoran yang pernah saya datang, cocok untuk ngantor, skripsi sambil makan enak di Hoejan Rasa.
Hoejan Rasa menyediakan dua pilihan ruangan: ber-AC dan non-AC. Saya mencoba duduk sebentar di ruangan AC untuk merasakan suhunya. Level dinginnya pas—1-2 tingkat di atas cukup tanpa bikin kita merasa kayak di kulkas raksasa. Ruangan non-AC yang kami pilih juga nyaman karena sirkulasi udara cukup baik.
Ruang makan terbagi 2. Dibalik pintu kaca, Anda akan lupa bahwa Jakarta sudah panas. Ruang lain yang saya pakai menggunakan AC alam.
Tapi kemudian, datanglah momen yang bikin hati saya hancur. Saya melihat tulisan "TOILET" dan memutuskan mengecek kondisinya. Sebagai pria yang membawa rombongan, saya merasa ada diskriminasi gender yang nyata. Toilet pria? Menyedihkan. Sederhana. Apa adanya. Sementara toilet wanita? Ada tulisan mewah di pintunya dengan font yang begitu elegan. Ini paradoks yang lucu: WiFi 5G untuk semua, tapi toilet berkelas hanya untuk satu gender.
π Hidangan Utama: Pork Knuckle yang Bikin Lupa Toilet Menyedihkan
Visual & Plating
Pesanan pertama tiba pukul 14.19 — hanya 13 menit setelah memesan. Piring pertama yang datang adalah Nasi Babi Hong dan sang bintang utama: pork knuckle Jakarta berukuran jumbo yang langsung mencuri perhatian meja. Plating-nya sederhana namun jujur — tidak ada edible flower yang bikin harga naik 50%. Yang ada cuma daging besar menggumpal dengan kulit yang terlihat seperti babi panggang garing kecokelatan.
Sensori: Rasa & Aroma
Begitu pisau membelah permukaan Pork Knuckle, aroma gurih langsung menyerang. Tidak ada bau amis atau "bau babi" yang sering jadi momok. Nasi Babi Hong punya profil rasa umami yang kuat — perpaduan kecap manis dan five spices yang meresap sempurna. Sementara itu, Mie Goreng Super Daging yang kami pesan mempertegas mengapa tempat ini sering disebut salah satu penyedia bakmi babi enak dengan karakter rasa yang "njawani".
| Menu Paket Nasi Babi Hong, rekomendasi mengisi perut lapar. |
Saat kami sekeluarga mulai menikmati hidangan yang tersaji, perhatian saya langsung tertuju pada menu capcay yang tampak berbeda dari biasanya. Begitu mencicipinya, lidah saya langsung disambut oleh rasa asin yang sangat dominan dan kuat, meskipun untungnya aroma amis khas seafood tidak terendus sama sekali.
| Masakan Capcai ini agak dominan rasa asinnya, entah standarnya atau pemberian saos tiramnya lebih banyak dari seharusnya. |
Tekstur: Garing Luar, Lembut Dalam
Inilah bagian yang bikin kami sepakat memberikan nilai tertinggi. Pork Knuckle ini punya tekstur luar yang super garing — terdengar bunyi "krek-krek" yang memuaskan. Tapi begitu masuk ke bagian dalam, dagingnya lembut sempurna. Mie Goreng-nya pun punya tingkat kekenyalan sangat tinggi, bahkan lebih kenyal dari mie komersial namun tidak alot.
πΆ WiFi 5G vs Toilet Diskriminatif: Paradoks Budaya Kita
Ini bagian di mana saya merasa seperti sedang mengamati fenomena sosial yang absurd tahun 2026. Di satu sisi, Hoejan Rasa memberikan WiFi 5G super cepat untuk gaya hidup urban yang serba online. Tapi di sisi lain, toilet pria yang menyedihkan seolah berteriak: "Yang penting konten dulu, urusan sanitasi belakangan!" Inilah cerminan masyarakat kita yang lebih mementingkan konektivitas digital daripada kenyamanan fisik dasar.
π¬ Fenomena Kata Bijak di Dinding: Typography Wall Decor
Dinding ruang makan dipenuhi kutipan filosofis. Ini bukan sekadar hiasan, tapi strategi marketing organik: menciptakan atmosfer homey, menjadi spot foto Instagrammable, dan memberikan trik psikologis agar pengunjung tidak bosan saat menunggu makanan.
⚖️ Kelebihan & Kekurangan: Apa yang Perlu Kamu Tahu
- Kelebihan: Harga sangat terjangkau (Rp350rb untuk 3 orang menu spesial), fasilitas WiFi 5G kencang, parkir luas (langka di Gading!), dan pelayanan super cepat (13 menit).
- Kekurangan: Toilet pria yang jauh di bawah standar, minim menu sehat/vegetarian, dan konsistensi nasi terkadang agak lembek menurut review lain.
π° Berapa Biaya yang Saya Keluarkan?
Total bill saya untuk 3 orang dengan menu spesial adalah Rp350.000, (masih ada bungkusan yang dibawa pulang karena porsi barbar ga habis di makan saat itu). Kalau Anda mencari tempat makan babi murah dengan budget standar, cukup siapkan Rp50.000 – Rp100.000 per orang sudah bisa sangat kenyang. Menu seperti Pork Curry Katsu bahkan hanya Rp38.000.
π Penilaian Skala 1-10 per Aspek
- Rasa & Tekstur: 9/10
- Porsi & Harga: 9/10
- Kecepatan Pelayanan: 9/10
- Fasilitas (WiFi): 9/10
- Fasilitas (Toilet Pria): 3/10
- Total Skor: 8.1/10
✅ Kesimpulan: Worth It atau Cuma Hype?
Hoejan Rasa di Kelapa Gading adalah representasi sempurna paradoks kuliner urban 2026. Ini bukan restoran fancy, tapi tempat yang jujur dengan identitasnya. Pengalaman makan di sini sebanding dengan harga yang dibayar — jika Anda datang untuk menikmati babi panggang garing dan olahan porsi jumbo tanpa memedulikan estetika toilet.
π Hoejan Rasa
Jl. Raya Klp. Kopyor No.1 BLOK O1, Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara.
π 081284006217 | Instagram: Info Lanjutan Hoejan Rasa
Komentar
Posting Komentar